Mengenal para sahabat Nabi penghafal Al-Qur’an

 

Menghafal Al-Qur’an adalah salah satu kegiatan yang mulia.Aktivitas menghafal Al-Qur’an ini telah dilakukan oleh para sahabat nabi,para sahabat nabi mengabadikan kalam ilahi di dalam hati dan pikirannya dengan cara menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an 


para penghafal al qur’an generasi pertama, usman bin affan, ali bin abi tholib, zaid bin tsabit, ubay bin kaab, penghafal al quran pertama
Gambar 1


Rasulullah SAW memberi petunjuk untuk mempelajari al-Qur’an dari penghafalnya. Dari begitu banyaknya sahabat, ada tujuh orang yang dikenal sebagai penghafal al-Qur’an di zaman Rasulullah SAW, tindakan mereka tentunya dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.Mari berkenalan lebih jauh dengan tujuh sahabat nabi yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an

1. Utsman Bin Affan RA

Nama lengkapnya adalah Utsman bin Affan bin Abi al-Ash Abu Amr Abu Abdillah al-Quraisy al-Amawi.Selain dikenal sebagai sahabat Nabi yang kaya dan dermawan, Ia dikenal sebagai sahabat Rasulullah SAW yang hatinya selalu terkait dengan al-Qur’an.

Di masa kekhalifahannya ia berhasil menghimpun al-Qur’an dalam satu mushaf dan menyebarkannya pada beberapa kota. Ali bin Abi Thalib pun memujinya “kalaulah Utsman tak melakukannya maka pasti akan kulakukan.”

2. Ali Bin Abi Thalib RA

Setelah Utsman wafat,Ali menggantikan dirinya menjadi khilafah.Ali merupakan seorang sahabat penghafal al-Qur’an yang kuat, dan termasuk di antara orang yang pertama kali mendapat hidayah islam. Ali berislam di usia belia. Beliau dikenal zuhud, wara, dan dermawan, dan menganggap rendah dunia, selalu beramal untuk keridhaan Allah swt. Ia sangat memahami ilmu al-Qur’an. Abu Abdurrahman as-Sulmi berkata “aku tidak pernah melihat seorang yang lebih pandai dalam al-Qur’an daripada Ali”.

3. Zaid Bin Tsabit RA

Zaid mempunyai nama lengkap Abu Said al-Khazraji al-Anshari. Ia merupakansahabat anshar yang cerdas, penulis, penghafal dan mengusai ilmu . Ia mengalahkan orang lain dalam pengusaan ilmu al-Qur’an dan faraid.Sejak usia muda,cita-cita Zaid bin Tsabit adalah dekat dengan Rasulullah,caranya adalah dengan menghafalkan Al-Qur’an

Zaid juga mampu mempelajari kitab yahudi dalam waktu yang relatif singkat atas permintaan Rasulullah SAW. Selain itu Zaid juga dikenal sebagai sekretaris kepercayaan Rasulullah SAW dalam menerima wahyu. Apabila Rasulullah SAW menerima wahyu, Zaid selalu dipanggil untuk menulisnya.

4. Ubai Bin Ka’ab  RA

Ubay bin Ka’ab adalah pesohor di kalangan sahabat nabi penghafal Al-Qur’an.Ia memiliki nama lengkap Ubai bin Ka’ab bin Qais Abu al-Mudzir al-Anshari al-Madani. Ubai hidup dalam naungan al-Qur’an. Ia selalu menyempatklan diri membaca al-Qur’an siang malam dan khatam dalam delapan malam. Umar bin Khattab pernah berkata “Qari paling baik diantara kami adalah Ubai”.Umar juga pernah berkutbah di Jabiyah sembari menyatakan tentang pengetahuan Ubai terhadap al-Qur’an. Umar berkata, “barang siapa yang hendak menanyakan tentang al-Qur’an datanglah ke Ubai”. Ubai telah menjadikan al-Qur’an sebagai sumber kebaikan dalam ucapan serta perbuatannya. Ubai selalu menasehati orang-orang untuk menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap perbuatan.Ubai termasuk sekretaris Rasulullah SAW sebelum Zaid bin Tsabit.

5. Abu Darda RA

Abu Darda adalah seorang hafidzh yang bijaksana. Ia termasuk orang yangrajin mengumpulkan al-Qur’an dan menjadi sumber bagi para pembaca di Damaskus pada masa khalifah Utsman bin Affan.Ia memiliki kedudukan yang tinggi dalam hal ilmu dan amal dari para sahabat yang lainnya. Selama hidupnya ia mengajarkan kepada umat apa yang ia pelajari dari Rasulullah.

 Ia guru yang selalu dinanti-nanti murid-muridnya, ribuan orang mengelilinginya untuk belajar Al-Qur’an.Supaya efisien,ia membagi mereka dalam kelompok yang masing-masing terdiri dari sepuluh orang dan dipimpin oleh seorang ketua, Jika ketua yang salah maka ketua tersebut menghadap Abu Darda untuk bertanya. Jumlah penghafal al-Qur’an dalam majlis Abu Darda mencapai 1.600 orang.  Beliau wafat tahun 32 hijriah pada masa khalifah Utsman di Syam. Ia telah meriwayatkan 179 hadits.

6. Abdullah Bin Mas’ud RA

Ia memiliki nama lengkap Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil Abdirrahman al-Hadzali al-Maki al-Muhajiri.  Ia merupakan seorang penghimpun al-Qur’an di masa Rasulullah saw dan membacakan dihadapannya. Ia pernah berkata “Aku telah menghafal dari mulut Rasulullah SAW tujuh puluh surat.

Abdullah selalu mengikuti Rasulullah SAW sejak usia belia. Pendengarannya selalu dihiasi dengan ayat-ayat al-Qur’an sejak turun kepada Rasulullah SAW. Kiprahnya dalam memelihara al-Qur’an tidak diragukan lagi. Ia hidup bersama dan untuk al-Qur’an.

7. Abu Musa Al-Asy’ari RA

Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Qais bin Sulaim. Ia merupakan salah seorang sahabat Rasulullah saw yang menghafal al-Qur’an. Ia mempunyai perhatian yang besar terhadap al-QuranAbu Musa dianugrahkan oleh Allah swt berupa suara yang merdu. Suara merdunya mampu menembus tirai hati orang-orang mukmin dan membuat hati merasa sangat tenang.Rasulullah pun pernah memuji suaranya yang merdu itu,  “Ia ( Abu Musa ) benar-benar telah diberi seruling Nabi Daud”, begitu kata Rasulullah SAW. Sampai-sampai banyak para sahabat yang menanti-nanti Abu Musa untuk menjadi imam pada setiap kesempatan shalat.

Demikianlah sekilas profil 7 sahabat Nabi penghafal Al-Qur’an. Semoga memberikan hikmah bagi kehidupan kita untuk lebih rajin dalam membaca dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Baca Juga

Populer

Posisi Imam dan Makmum Sesuai Sunnah Rasulullah